“Bu Dok…” wajah tirus anak lelaki itu muncul di balik pintu
“hai Ayis, mau???? “ kukeluarkan setoples manisan, Ayis menggeleng
“manisan khas daerah ibu iyo ?, kalau torang rata-rata suka pedis”
“kok tidak pedis rasanya?”aku tersenyum, di hari pertamaku, Ayis anak pertama yang menjumpaiku.
“Ayis, di sini ada kamar kecil?”
“kamar di kampung ini kecil semua” jawabnya polos
“maksudku toilet” Ayis memandangku heran
“WC???” keningnya berkerut, aku pun membisikkan sesuatu
“ooohhhhh…itu!!! Disitu!!!” ditunjuknya sungai di belakang rumah,
Oh no, kuurungkan niatku.
Akhirnya bisa juga warga di sini menyelesaikannya dalam sehari
Kujelaskan manfaat MCK ini, bapak ibu anak-anak antusias mendengarkan
“bu dok, Ayis mau….” Ucapnya bersegera keluar
Setengah jam tak ada tanda-tanda Ayis kembali
“Ayis…” kuketuk pintu WC, pintunya tak terkunci, aku melongo
WC kosong itu membuat senyumku mengembang
**********
Tulisan ini dibuat untuk Flash Fiction Contest dalam rangka memeriahkan Pesta Blogger 2010.
Tema : Hidup dalam keberagaman
Subtema : anak
********
Ket :
Torang = kami
Pedis = pedas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar