Senin, 31 Mei 2010

Susahnya aku mengatur waktu...(masalah klasik)



والعصر إنّ الإنسان لفي خسر إلا الّذين ءامنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحقّ وتواصوا بالصّبر

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal sholeh, dan saling menasehati dengan kebenaran serta saling menasehati untuk bersabar. (Al-Ashr 1-3)

ayat ini selalu terngiang-ngiang di telingaku di saat aku benar-benar tak mampu lagi mengontrol diriku, rasanya banyak waktu yang terbuang sia-sia, gimana bisa jadi orang sukses klo tidak disiplin dalam waktu...

Bila waktu terabaikan...bagaimana mungkin seorang murid bisa hormat dan menghargai guru yang sering datang terlambat walaupun gurunya selalu berdalih "saya tak punya jam mengajar pertama"...bagaimana mungkin seseorang bisa meneladani kita kalau kita sendiri tak maksimal memberi teladan bagi mereka...bagaimana mungkin buah hati kita menjadi disiplin klo kita sebagai orang tua pun tak disiplin dalam mengatur segala hal dalam rumah, dari waktu sholatnya, dari waktu bangunnya, waktu olah raganya, waktu belajarnya..dan itu sangat terkait dengan keberadaan seorang ibu.

Kesulitanku mengatur waktu sangat aku sadari, berapa banyak waktu tersia, sehingga rasanya waktu 24 Jam itu belum cukup bagiku...tugas-tugasku menumpuk sebagai ibu guru, administrasi bisnisku berantakan, banyak nota-nota yang belum kutulis dan itu sangat membahayakan ("bisnis klo tak tertib administrasi nggak akan berjalan baik" kata suamiku ^^).

Oh my God...mungkin dengan menulis blog ini bisa sering mengingatkanku...suamiku tengkyuuuuu selalu mengingatkanku bahkan sedikit "memaksa"ku untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya...

Kutulis saat rasa malas ini menggelayut dan aku tak berbuat apa-apa kecuali hanya bisa duduk berlama-lama di depan kompi




Tidak ada komentar:

Posting Komentar